Jumat, 20 April 2012

bila aku jatuh cinta

BILA AKU JATUH CINTA

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engaku mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

(As-Syahid Syed Qutb)

ketika daun bersemi kembali

KETIKA DAUN-DAUN BERSEMI KEMBALI
Kutulis dengan selembar kertas dengan tinta hitam “FASTER HIGH GRAD”
ucetak dari printer cannon dengan kertas A4, biar sederhana, tapi inilah kejujuran suara hati demi menghapus kemunafikan
DENGARLAH SUARA HATI DENGAN IRINGAN GEMERICIK AIR HUJAN
Tuhan membutuhkan cinta hambanya. Tanpa cinta tuhan pasti murka
Bencana membuktikan bahwa Tuhan tak lagi dicintai
Alam juga butuh cinta, keseimbangan akan hilang kerena jauhnya cinta                
Banjir, kekeringan karena ulah insan yang tak mengenal cinta
Begitu juga manusia,
Resah dan gelisah itu muncul karena hati beku tanpa kehangatan cinta,
emaksiatan merajalela, pertumpahan darah dimana-mana, insan tak lagi mengenal halal dan haram
Tanpa cinta kehormatan jadi tiada
Kasih sayang seorang pencintawan mengubah api menjadi air, mengubah nafsu menjadi insyaf, mengubah duri menjadi roti.
Kasih sayang seorang pencintawan menggugah sedih menjadi bahagia, menggugah sunyi menjadi bunyi, menggugah gelap menjadi terang, menggugah cemberut menjadi senyum
DENGARLAH SUARA JIWAKU...................................
Aku tak tahu darimana aku mengenalmu. Aku tak tahu darimana aku merasa
Aku tak tahu bagaimana aku menyikapi. Aku tak tahu bagaimana bibir ini mengungkapkan
Tuhan pasti berencana dengan menurunkan air hujan
Tuhan pasti berencana dengan memancarkan sinar matahari
Tuhanpun pasti berencana dengan perasaan kuat dihati dan jiwaku ini
Dikampung ini aku ingin menjaga kehormatanku, kehormatanmu, dan kehormatan siapa saja yang bersamaku. “Biarlah jauh dimata tetapi tetap dekat dihati”, sahut sastrawan tradisional.
Aku berharap tulisan ini mampu memberikan sedikit pertanyaan,
Aku berharap tulisan ini mampu menyampaikan suara hati
an aku berharap dengan tulisan ini kau bisa menjawab dan memberi sedikit komentar walau hanya sepatah dua patah kata.
Tuhan memjadi saksi tulisan ini
Malaikat menjadi suri tinta hitam ini.
TERIMA KASIH.......................

kamu harus tau



KAMU HARUS TAU                                                     


Saat merenung...                                                        
Aku bingung...
Entah...
Harus dari mana...
Hati..mesti bicara...

Namun...
Aku..Tak mau tau...
Dan...
Kamu..harus tau...
Semua..mauku...!
Saat kutulis...
Untaian kata ini...
Hujan turun...
Bening terlihat...

Yaa....
Sebening...
Cinta ini...Murni..turun dari langit...

Nggak romantis memang...
Tapi...
Bukan aku merayu...
Hanya itu...
Yang ku tau..ku mau...

Terakhir...
Pokoknya...
Kamu harus tau...
AKU CINTA PADAMU....!!!


By: Wong Alasan




CINTA ITU...FREE !


Biarkan dia memilih...! 
Bebas...apa dan siapa
Tak perlu menunggu dan ditunggu
Hingga saat waktu berbicara

Bukan cita yang mesti dikejar
Takkan lari dan jua menghampiri
Selain yang terpilih dan dipilih
Dari semua pilihan

Cinta itu...free
Bebas...lepas tak tau batas
Dia buta...dan tak perlu logika
Cukup...hanya hati yang bicara

Jangan salahkan bila
Dia datang dengan tiba-tiba
Tak peduli, aku, kamu atau dia
Mungkin nanti, esok,lusa, kapan saja

Taukah kamu
Cinta itu sederhana, apa adanya
Jernih, mengalir seperti air
Teduh berlabuh di telaga jiwa

By: Wong Alasan





 CINTA ITU ANUGERAH



Saat hari-hariku kamu ada
Semua pasti terasa berbeda
Kamu itu bikin dunia bisa tertawa
Ha..ha..ha..!

Sudah cantik, baik, menarik..kurang apa lagi!
Di dirimu ada canda, tawa yang segarkan suasana
Demian bilang..kamu itu...sempurna
Memang...raga jiwaku terpana, terlena, terpesona...bla..bla..bla

Jadi..jangan salahkan aku
Jika hati ini runtuh...terjatuh, gara-gara kamu
Biarkan aku mengagumimu, sepenuh hati
Atau mengharapkanmu, selagi bisa

Kamu yang slalu buat aku tersenyum
Kamu yang bikin jantungku berdegup kencang
Kamu yang tlah membawa cerita cinta dihatiku
Kamu yang akhirnya memberi arti dihidupku

Aku baru sadar..
Kamu itu bidadari...yang turun dari khayangan
Buat nemenin aku..kini dan selamanya
Akan kujaga rasa ini, hingga batas waktuku

Tuhan...nikmatmu tak pernah mendustakan
Meski kadang datang dengan semua keajaiban
Terimalah sujud syukur hamba atas segala
Kebesaran dan keagunganmu...Tuhan

By: Wong Alasan





SAAT CINTA MENYAPA


Dia datang secara tiba-tiba
Tanpa permisi dan tak pernah aku sadari
Yang hanya dapat kurasakan, meski tak dapat dilihat
Ketika dia datang menghampiri dan menyapa
Sungguh, aku hanya dapat diam terpaku, tak tau...
Hari-hari berjalan seperti biasa, meski ada yang luar biasa
Terjadi di dalam hati ini
Tak seperti biasanya, kegelisahan menyelimuti jiwa
Samar kudengar bisikan lembut memanggil
Seperti hendak bicara, bercerita tentang isi di dada
Ternyata, keberadaanmu tlah menyita semua hati dan jiwaku
Ketika cinta ini datang mengetuk, bukalah pintu hatimu
Biarkan aku masuk, membawa semua impian
Saat cinta mulai memeluk
Biarkan hangat merasuk dijiwa
Aku ingin mencintaimu, dengan sederhana
Mengalir seperti air, menelusuri liku jalan ini
Hanya bersamamu, hanya dirimu
Ikhlas kuserahkan, asa dan rasaku

By: Wong Alasan





UNTUK SEBUAH TANYA


Sudahkah kau tau?
Cinta itu...
Tajam...menghujam
Seperti belati

Jika belum...
Lihatlah..di kedua mataku
Pasti kau kan tau
Dan..merasakan itu

Tapi...
Jangan salahkan aku
Jika nanti..
Kan menembus
Isi di dadamu

Tapi biarlah...
Cinta ini menancap dihatiku
Juga dihatimu
Asal kau tak pernah mencabutnya
Itu tak kan...menyakitimu

Kamu tau...
Cinta ini turun dari langit
Yang diantar dua malaikat
Satu...untukku...
Satu lagi...untukmu

Tuhan tlah berjanji
Cinta takkan pernah berkarat
Hujan, badai yang terlewati
Itu jalan...menjadi dewasa

Tanyaku..kini..lengkap, terjawab
Ini amanat yang tertulis
Dari atas sana
Untuk kita berdua
Menjaga dan merawatnya

By: wong alasan




 
CUMA KAMU


Jujur ku mau bilang
Jangan ..bilang-bilang
Tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku

Ini spesial untukmu
Tak kubiarkan dunia kan tau
Tentang isi didadaku
Tentang asa dan mauku

Cukup aku dan kamu yang tau
Yang lain...jelas nggak perlu
Bahkan semutpun tak pernah tau
Tentang manis kata-rayuku

Bukan aku ngelantur
Bukan ku bicara, sedikit ngawur
Itu kan terjadi hanya,
Di cerita Opera Van Java

Ini gayaku..
Ini caraku..
Nggak perlu banyak bicara
Bicara yang nggak perlu

Aku nggak bisa nge-gombal
Apalagi gombalin kamu
Kau hanya pantas kupuja
Dengan ketulusan..itu saja

Ini hatiku...mana hatimu
Ini tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku
Tentang asa, isi didadaku

By: wong alasan





ENGKAU ADALAH IBARAT


Engkau adalah ibarat,
Matahari..
Yang membuka Matahati
Terbelalak..
Mengerti tentang arti

Terus terang..
Hatiku..terang terus..
Terang benderang
Seterang cahayamu

Saat siang hari
Kau jadi Matahari
Hingga malam tiba
Hadir rembulan, di langit jiwaku

Tak kupungkiri
Kau penyulut api semangat
Membakar semua hasrat
Menyala...menggelora

Engkau juga rembulan malam
Yang mengusir kegelapan
Membawa keindahan
Menghias luas cakrawala

Maaf..
Jika bahasaku terlalu tinggi
Seperti sastrawan yang baru jadi
Ini bukan puisi, ini tulisan hati

By: wong alasan





ADA APA DENGAN MATAMU


Ada apa dengan matamu
Kenapa begitu tajam
Menghujam dadaku
Hingga ku terkapar
Menggelepar..!

Jangan pandang aku seperti itu
Jangan tatap aku setajam itu
Jangan dulu...!
Jangan..........!

Aku belum sanggup berdiri
Tegak menantang kekuatanmu
Aku kalah, hari ini,,,
Tapi enggak...besok pagi

Semalam aku bersemadi
Persis....kayak pendekar di TV,
Mencari energi, menyusun strategi
Hening termenung...,
Merenung...bingung!

Tapi..aku nggak boleh nyerah
Hari ini...aku nggak boleh kalah
Akan kubuat engkau
Bertekuk lutut...didepanku

Aku tau...!
Engkau paling takut
Takut hati kalang kabut
Saat melihat senyumku
Senyum......mautku...!

Lihat senyumku
Jika berani...
Jangan lari...
Karna kau kan ku kejar
Hingga engkau bilang
AKU MENYERAH...!!!!!

Tak cukup itu
Kau pun harus janji
Menerima juga memberi
Cinta dan seluruh hati

Kita sekarang jadian
Jadi sepasang pendekar
Pendekar cinta
Cinta tak terpisahkan.