KAMU HARUS TAU
Saat
merenung...
Aku bingung...
Entah...
Harus dari mana...
Hati..mesti bicara...
Namun...
Aku..Tak mau tau...
Dan...
Kamu..harus tau...
Semua..mauku...!
Untaian kata ini...
Hujan turun...
Bening terlihat...
Yaa....
Sebening...
Cinta ini...Murni..turun dari langit...
Nggak romantis memang...
Tapi...
Bukan aku merayu...
Hanya itu...
Yang ku tau..ku mau...
Terakhir...
Pokoknya...
Kamu harus tau...
AKU CINTA PADAMU....!!!
By: Wong Alasan
CINTA ITU...FREE !
Biarkan dia memilih...!
Bebas...apa dan siapa
Tak perlu menunggu dan ditunggu
Hingga saat waktu berbicara
Bukan cita yang mesti dikejar
Takkan lari dan jua menghampiri
Selain yang terpilih dan dipilih
Dari semua pilihan
Cinta itu...free
Bebas...lepas tak tau batas
Dia buta...dan tak perlu logika
Cukup...hanya hati yang bicara
Jangan salahkan bila
Dia datang dengan tiba-tiba
Tak peduli, aku, kamu atau dia
Mungkin nanti, esok,lusa, kapan saja
Taukah kamu
Cinta itu sederhana, apa adanya
Jernih, mengalir seperti air
Teduh berlabuh di telaga jiwa
By: Wong Alasan
CINTA ITU ANUGERAH
Saat hari-hariku kamu ada
Semua pasti terasa berbeda
Kamu itu bikin dunia bisa tertawa
Ha..ha..ha..!
Sudah cantik, baik, menarik..kurang apa lagi!
Di dirimu ada canda, tawa yang segarkan suasana
Demian bilang..kamu itu...sempurna
Memang...raga jiwaku terpana, terlena, terpesona...bla..bla..bla
Jadi..jangan salahkan aku
Jika hati ini runtuh...terjatuh, gara-gara kamu
Biarkan aku mengagumimu, sepenuh hati
Atau mengharapkanmu, selagi bisa
Kamu yang slalu buat aku tersenyum
Kamu yang bikin jantungku berdegup kencang
Kamu yang tlah membawa cerita cinta dihatiku
Kamu yang akhirnya memberi arti dihidupku
Aku baru sadar..
Kamu itu bidadari...yang turun dari khayangan
Buat nemenin aku..kini dan selamanya
Akan kujaga rasa ini, hingga batas waktuku
Tuhan...nikmatmu tak pernah mendustakan
Meski kadang datang dengan semua keajaiban
Terimalah sujud syukur hamba atas segala
Kebesaran dan keagunganmu...Tuhan
By: Wong Alasan
SAAT CINTA MENYAPA
Dia datang secara tiba-tiba
Tanpa permisi dan tak pernah aku sadari
Yang hanya dapat kurasakan, meski tak dapat dilihat
Ketika dia datang menghampiri dan menyapa
Sungguh, aku hanya dapat diam terpaku, tak tau...
Hari-hari berjalan seperti biasa, meski ada yang luar biasa
Terjadi di dalam hati ini
Tak seperti biasanya, kegelisahan menyelimuti jiwa
Samar kudengar bisikan lembut memanggil
Seperti hendak bicara, bercerita tentang isi di dada
Ternyata, keberadaanmu tlah menyita semua hati dan jiwaku
Ketika cinta ini datang mengetuk, bukalah pintu hatimu
Biarkan aku masuk, membawa semua impian
Saat cinta mulai memeluk
Biarkan hangat merasuk dijiwa
Aku ingin mencintaimu, dengan sederhana
Mengalir seperti air, menelusuri liku jalan ini
Hanya bersamamu, hanya dirimu
Ikhlas kuserahkan, asa dan rasaku
By: Wong Alasan
UNTUK SEBUAH TANYA
Sudahkah kau tau?
Cinta itu...
Tajam...menghujam
Seperti belati
Jika belum...
Lihatlah..di kedua mataku
Pasti kau kan tau
Dan..merasakan itu
Tapi...
Jangan salahkan aku
Jika nanti..
Kan menembus
Isi di dadamu
Tapi biarlah...
Cinta ini menancap dihatiku
Juga dihatimu
Asal kau tak pernah mencabutnya
Itu tak kan...menyakitimu
Kamu tau...
Cinta ini turun dari langit
Yang diantar dua malaikat
Satu...untukku...
Satu lagi...untukmu
Tuhan tlah berjanji
Cinta takkan pernah berkarat
Hujan, badai yang terlewati
Itu jalan...menjadi dewasa
Tanyaku..kini..lengkap, terjawab
Ini amanat yang tertulis
Dari atas sana
Untuk kita berdua
Menjaga dan merawatnya
By: wong alasan
CUMA KAMU
Jujur ku mau bilang
Jangan ..bilang-bilang
Tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku
Ini spesial untukmu
Tak kubiarkan dunia kan tau
Tentang isi didadaku
Tentang asa dan mauku
Cukup aku dan kamu yang tau
Yang lain...jelas nggak perlu
Bahkan semutpun tak pernah tau
Tentang manis kata-rayuku
Bukan aku ngelantur
Bukan ku bicara, sedikit ngawur
Itu kan terjadi hanya,
Di cerita Opera Van Java
Ini gayaku..
Ini caraku..
Nggak perlu banyak bicara
Bicara yang nggak perlu
Aku nggak bisa nge-gombal
Apalagi gombalin kamu
Kau hanya pantas kupuja
Dengan ketulusan..itu saja
Ini hatiku...mana hatimu
Ini tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku
Tentang asa, isi didadaku
By: wong alasan
ENGKAU ADALAH IBARAT
Engkau adalah ibarat,
Matahari..
Yang membuka Matahati
Terbelalak..
Mengerti tentang arti
Terus terang..
Hatiku..terang terus..
Terang benderang
Seterang cahayamu
Saat siang hari
Kau jadi Matahari
Hingga malam tiba
Hadir rembulan, di langit jiwaku
Tak kupungkiri
Kau penyulut api semangat
Membakar semua hasrat
Menyala...menggelora
Engkau juga rembulan malam
Yang mengusir kegelapan
Membawa keindahan
Menghias luas cakrawala
Maaf..
Jika bahasaku terlalu tinggi
Seperti sastrawan yang baru jadi
Ini bukan puisi, ini tulisan hati
By: wong alasan
ADA APA DENGAN MATAMU
Ada apa dengan matamu
Kenapa begitu tajam
Menghujam dadaku
Hingga ku terkapar
Menggelepar..!
Jangan pandang aku seperti itu
Jangan tatap aku setajam itu
Jangan dulu...!
Jangan..........!
Aku belum sanggup berdiri
Tegak menantang kekuatanmu
Aku kalah, hari ini,,,
Tapi enggak...besok pagi
Semalam aku bersemadi
Persis....kayak pendekar di TV,
Mencari energi, menyusun strategi
Hening termenung...,
Merenung...bingung!
Tapi..aku nggak boleh nyerah
Hari ini...aku nggak boleh kalah
Akan kubuat engkau
Bertekuk lutut...didepanku
Aku tau...!
Engkau paling takut
Takut hati kalang kabut
Saat melihat senyumku
Senyum......mautku...!
Lihat senyumku
Jika berani...
Jangan lari...
Karna kau kan ku kejar
Hingga engkau bilang
AKU MENYERAH...!!!!!
Tak cukup itu
Kau pun harus janji
Menerima juga memberi
Cinta dan seluruh hati
Kita sekarang jadian
Jadi sepasang pendekar
Pendekar cinta
Cinta tak terpisahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar